Asuransi Syariah Memberikan Tanggungjawab Penuh dan Jaminan Terbaik ~ Part-3

Melanjutkan tulisan asuransi syariah memberikan tanggungjawab penuh dan jaminan terbaik bagian kedua. Seperti lemari besi atau brankas yang di kirim dari satu tempat ketempat yang lainnya. Dan juga menjamin kehilangan uang yang hilang akibat orang yang memegangnya.

Asuransi kecelakaan syariah yakni merupakan asuransi yang memberikan jaminan seperti kematian, cacat tetap, biaya perawatan, dan pengobatan yang penyebabnya adalah kecelakaan. Kemudian berikutnya adalah asuransi kebongkaran syariah yaitu menanggung kerugian dikarenakan kerugiaan seperti kemalingan, dan kekerasan.

Kemudian ada juga asuransi kecelakaan diri plus syariah merupakan asuransi yang memberikan jaminan kematiaan yang penyebabnya adalah kecelakaan dan juga berhubungan dengan pemutusan kerja.

Disini kami akan menjelaskan dari perbedaan asuransi syariah dan konvesial. Pada jaman yang berkembang ini apabila dilihat dengan asuransi konvesional hal ini bisa membuat suatu perbedaan sebagai contohnya anda ingin mengajukan asuransi kesehatan.

Dan dalam hal ini pasti ada beberapa hal yang menguntungkan untuk penggunanya dibandingkan asuransi yang biasa. Kemudian apa si perbedaanya dapat anda lihat seperti dibawah ini :
  1. Pada pengelolaan risikonya dalam asuransi syariah biasanya kebanyakan orang akan saling membantu dan juga bekerjasama dengan cara mengumpulkan biaya tabarru. Dengan ini maka akan dapat memakai prinsip dimana risiko yang dibebankan pada peserta asuransinya. Namun konvensional sendiri dimana risiko yang dibebankan oleh penanggungnya diberlakukan sistem transfer. Asuransi konvensionaln itu sendiri contohnya seperti kesehatan, asuransi mobil dan asuransi sebuah perjalanan.
  2. Pada pengelolaan dananya pada asuransi syariah biayanya bersifat transparan dan dipakai untuk mendatangkan keuntungan. Terutama pada pemegang polis asuransi. Sedangkan asuransi konvesional itu sendiri biasanya ditentukan dari jumlah besarnya biaya yang diajukan akan menghasilkan pendapatan dan keuntungan yang besar.
  3. Dari sistem perjanjiannya syariah hanya memakai tabarru saja yang memang harus dipastikan halal. Sedangkan konvesional biasanya dilakukan dengan perjanjian jual beli kepada pengguna.
  4. Dari kepemilikan dana pada asuransi syariah biaya asuransi tersebut adalah milik bersama. Dimana asuransi tersebut merupakan asuransi yang hanya sebagai pengelolanya saja. Namun dalam asuransi konvensional hal ini tidak diberlakukan karena biaya yang dibayarkan kepada asuransi konvensional merupakan miliki perusahaan milik asuransi tersebut. Dimana perusahaan asuransi ini mempunyai wewenang alokasian biaya asuransi.
  5. Pada segi pembagiaan keuntungan pada asuransi syariah keuntungan bisa diperoleh pada perusahaan yang bersangkutan. Dimana keuntungan tersebut akan dibagikan oleh peserta asuransi. Akan tetapi berbeda dengan asuransi konvensional dimana keuntungan yang diperoleh akan menjadi hak perusahaan asuransi tersebut.
  6. Kewajiban zakat dimana asuransi syariah wajib bagi pesertanya untuk membayar sebuah zakat. Dimana jumlahnya sesuai dengan keuntungan yang diperoleh. Namun dalam asuransi konvensional tidak berlaku.
  7. Klaim dan juga layanan pada asuransi syariah peserta memperoleh perlindungan rawat inap di rumah sakit bagi seluruh anggota keluarga. Namun kembali lagi hal ini tidak diberlakukan bagi asuransi konvensional. Sebab bagi asuransi konvesional peserta akan mempunyai polis sendiri dan tentunya akan dikenakan biaya yang tinggi.
Lanjut ke artikel selanjutnya => Asuransi syariah memberikan tanggungjawab penuh dan jaminan terbaik ~ Part-4

0 Response to "Asuransi Syariah Memberikan Tanggungjawab Penuh dan Jaminan Terbaik ~ Part-3"

Post a Comment